Selamat hari raya Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin.
Akhirnya nulis lagi, artikel baru tiga dan belum ada kenaikan jumlah visitor yang signifikan, ah
nggak masalah. Pada post kali ini, aku bakalan bahas tentang gitar. Aku gak bisa main gitar kayak slash, jimmy hendrix atau eric clapton, dan aku
nggak sejago master-master dalam dunia pergitaran, kunci C aja masih sering belepotan wkw, tapi entah kenapa aku pengen bagiin tips buat kalian.
Gitar adalah alat musik yang sudah dimainkan ribuan tahun lalu (katanya). Aku sendiri baru tau gitar waktu masih kecil, jadi gak tau apa itu benar dah ribuan tahun lalu, ehehe.
Alat musik satu ini merupakan salah satu alat musik terpopuler, mungkin kalo ditanyai sebutkan alat musik, kalian bakalan jawab gitar. Benda ini dimainkan mulai dari yang tua maupun muda, wanita maupun pria.
Ada dua jenis orang ketika mau beli, pertama orang yang uangnya berlebih jadi beli original dan mahal
nggak masalah, kedua yaitu orang kayak aku yang duitnya seret dan beli gitarnya yang lebih murah dari versi original.
Tips ini kayaknya universal ya, mau kamu beli gitar ori maupun yang custom.
Langsung aja deh, ini dia tipsnya.
Cek jarak senar dan neck (stang)
Pertama, ketika kamu datang ke sebuah toko musik / gitar, dan kemudian kamu melihat sebuah gitar, yang perlu di cek adalah jarak senar beserta necknya. Untuk mengecek
neck kalian bisa membidik gitarnya dari samping, atau bisa juga pertama kalian tuning standar gitarnya kemudian tekan pada senar ke-6 fret pertama (atau dikasih capo) dan kemudian tekan di fret terakhir (masih senar ke 6). Menurut teori perbandingan, kalau memang gitarnya memiliki neck lurus, setidaknya tidak terlalu lebar jarak antara senar dan gitar, ada jarak boleh, alias nggak nempel-nempel amat, tapi jangan sampai jaraknya terlalu lebar ya, kalau terlalu lebar gitar itu berarti memiliki neck yang bengkok cekung.
oh iya, pilih gitar dengan neck utuh ya, pengalaman ku gak ngecek masalah ini karena pertama kali beli gitar, dan akhirnya dapat gitar dengan neck sambungan, iwhh.
Kemudian untuk cek jarak senar, pastikan kamu nyaman ya. jangan sampai jaraknya terlalu dekat, atau jauh, kan
nggak lucu kalau kamu memainkan gitarnya kemudian senarnya terselip disamping.
Cek suara tiap fret
Tekan dan petik tiap fret yang ada, biasanya sih masalahnya di fret 12 keatas. Oh iya, pilih gitar yang fretnya banyak ya. (minimal 20 lah)
Mainkan lagu
Mainkan lagu bisa jadi cara untuk memeriksa nada yang ada di gitar, katanya sih kalau gitarnya bagus, ketika dimainkan chord G-C-D itu akan tetap harmonis. Kalian coba periksa sendiri, dan jangan lupa di tuning dulu ya.
Cek kondisi fisik
Hampir terakhir nih, kalau kalian beli yang original pabrikan, biasanya finishing juga rapi, tapi
nggak menutup kemungkinan gitar itu bakal memiliki kekurangan pada desain, apalagi yang custom. Kalo kamu beli yang custom, jangan terlalu berharap bakal perfect, maksudku kalau gitarnya bagus di suara dan
nggak bagus-bagus amat di finishing ya itu memang resikonya. Puter-puter dryernya juga
nggak papa, kamu boleh kok ngecek gitarnya, asal jangan dibanting aja.
Yang terakhir, jangan sampai ditukar.
Kemarin, lebih tepatnya kemarin-kemarinnya-kemarin-kemarin lagi, aku beli sebuah gitar custom (halah bilang aja KW wkwk) dari toko musik di salah satu daerah kecil dan
nggak maju-maju amat di Jawa timur. Awalnya aku suka dengan gitarnya dan suaranya, semua sudah di cek dari mulai neck, fret, suara.
Nggak lupa, desain juga keren dan menawan.
Akhirnya kupilih gitar tersebut. Sang penjual pun membungkus gitarnya dibelakang. Tapi, sesampainya dirumah gitar yang semula enak dimainkan jadi berubah, fret 12 keatas mati dan suaranya pun
nggak enak. &!*^!*@(!&@6 !!!!
Aku punya feeling kalau gitar pilihanku ditukar dengan yang lain, yang desainnya sama, parah sih.
Pengalaman ini bakal kujadikan pengalaman, kalau beli gitar dan sudah cocok, jangan lepaskan pandangan matamu dari gitar itu ya guys. Hati-hati dengan seller nakal.
Sudah terlanjur beli, dan ketika dipakai nggak enak-enak amat?
Kalau kalian dapat gitar yang
nggak enak untuk dimainkan, kusarankan untuk segera dibawa ke tukang servis gitar di daerah kalian, kemudian minta diservis-in supaya lebih enak lagi untuk dimainkan, mungkin ada masalah dengan nut, bridge, ketinggian senar (action), fret, neck, atau mungkin senarnya yang
nggak cocok. Gitar yang kubeli itu sekarang juga sedang masuk bengkel, belum berani buat benerin sendiri.